Jumat, 23 Juli 2021

The Strenght in Our Scars



Sedikit mau ambil insight dari bukunya  Bianca Sparacino. Yang judulnya The Strength in Our Scars. Buku ini pernah populer pada masanya, ini juga termasuk dari buku puisi dengan satu halaman yang tidak banyak kata di dalamnya. Mungkin sekitar 15-200 kata. Tapi memang di beberapa halaman penulis menyajikan full tulisan di satu halaman tersebut.

Aku penasaran. Coba beli bukan karena rekomendasi dari siapapun tapi memang karena tertarik dengan judulnya yang "kek nya gue banget nih" hahaha 

Baru baca sampai halaman 25, banyak banget yang aku ngerasa relate sama kehidupan sekarang. Sejauh ini aku suka tulisan di halaman 6


It is difficult to move on. It breaks you down in ways you never expected to be broken before. But when this happens, do not fear the rebuilding. Do not lament the pieces of yourself that you have lost. the pieces of yourself that were left over. Instead, splay them across the kithchen floor. Look at each and every one of them. Look at the memories, look at the sacrifices. Look at it all from a place of healing and choose to create yourself again. Shape your spine, stronger this time. Shape your heart, bigger this time. Shape your eyes, capable of seeing more than you ever imagined. Shape your mouth, give it the capacity to say all of the words you never allowed yourself to say. Begin again.


Look at the words! it's amaze! masya Allah

Tapi ada loh kata-kata yang paling bagus, paling memotivasi. Yang enggak bisa dikalahkan oleh siapapun. Yap betul! Kalamullah

Dan ini nyambung juga loh dengan ayat Al-Quran yang pastinya Allah suruh kita buat semangat terus di dunia ini, jangan mau kalah dengan keadaan. Sabar dan pastinya akan Allah ganti dengan yang lebih baik.

وَلَا تَا۟يْـَٔسُوْا مِنْ رَّوْحِ اللّٰهِ ۗاِنَّهٗ لَا يَا۟يْـَٔسُ مِنْ رَّوْحِ اللّٰهِ اِلَّا الْقَوْمُ الْكٰفِرُوْنَ - ٨٧

"dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah, hanyalah orang-orang yang kafir.” Yusuf:87

dan setelah Allah ingatkan kita jangan sampai putus asa melalui ucapannya ayah Nabi Yusuf (yang waktu itu terus mencari anaknya, Yusuf. Beliau enggak pernah putus asa mencari bahkan beliau berdoa terus menerus sambil nangis dan matanya jadi buta😭) Lalu untuk mempertegas bahwa akan ada yang lebih baik lagi maka Allah berikan kita support melalui ayat ini.
btw, bayangin Allah ngelus kepala kita sambil bilang...

فَاِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۙ -  ٥ اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۗ - ٦

Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan (5) sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan. (6) Asy Syarh:5-6

Tuh liat Deb, Allah janjiin kita sampe dua kali di ayat yang sama. Kapan lagi Allah kasih kamu semangat langsung melalui kalam-Nya, hiks. Udahlah mellow aku tuh kalau bahas betapa sayangnya Allah sama kita.

Semangat ya semuanya, inget loh... Allah sayang kita!
udah itu aja.

#30DWC #day7 #30DWCJilid31