Malam Zum'at (Jum'at) ini ngobrol via Zum (Zoom aps) dengan Nafisah . Berawal dengan opening membantu dia mereview pelajarannya mulai dari ba'da Isya sampai jam 21.15. Di sela-sela mereview pelajarannya, aku selipkan pembahasan surat An Naba, tentang hari akhir.
Setelah dengerin pembahasan yang cukup menegangkan, maka kita sama-sama cooling down dengan pembahasan kesukaan kita berdua yaitu kucing ๐ป dari mulai beli kucing, kucing ada selusin, sampe cerita kucing yang bisa keluar dan kabur.
beep... (setelah sesi Zoom selesai)
Aku jadi keinget sama ayat yang membahas kalau penghuni surga itu nanti bisa saling cerita, ngobrol waktu semasa di dunianya. Tapi aku lupa itu surat apa, ayat berapa dan inilah hasilnya, alhamdulillah ketemu.
Allah berfirman,
َูุฃَْูุจََู ุจَุนْุถُُูู ْ ุนََٰูู ุจَุนْุถٍ َูุชَุณَุงุกََُููู * َูุงُููุง ุฅَِّูุง َُّููุง َูุจُْู ِูู ุฃََِْูููุง ู ُุดَِِْูููู * َูู ََّู ุงَُّููู ุนَََْูููุง َََูููุงَูุง ุนَุฐَุงุจَ ุงูุณَّู ُูู ِ * ุฅَِّูุง َُّููุง ู ِْู َูุจُْู َูุฏْุนُُูู ۖ ุฅَُِّูู َُูู ุงْูุจَุฑُّ ุงูุฑَّุญِูู ُ
Penduduk surga itu saling berhadap-hadapan satu sama lain seraya bertegur sapa. Mereka berkata, “Sesungguhnya kami dahulu, sewaktu berada di tengah-tengah keluarga kami merasa takut (akan azab). Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka. Sesungguhnya kami menyembah-Nya sejak dahulu. Dialah Yang Maha Melimpahkan Kebaikan, Maha Penyayang.” (QS. At-Thur: 2
Nanti penghuni surga itu saling bertanya, mengobrol, dan nostalgia tentang apa yang mereka sudah lakukan kok sampai bisa masuk ke surga?
dan ada yang menjawab alasannya bisa masuk surga adalah
KARENA KETIKA DI DUNIA, MEREKA DAN KELUARGANYA ITU TAKUT
takut akan apa? akan azab Allah. Keadaan mainstream kebanyakan keluarga di akhir zaman ini adalah merasa tenang-tenang aja, mungkin tenang karena ada kecukupan pangan, tempat yang nyaman untuk tinggal, harta yang cukup untuk apapun yang mereka mau. Ya apapun itu membuat ia tenang di dunia ini.
Tapi, kita jadi tau definisi keluarga yang akan masuk surga adalah
- Keluarga yang menghadirkan ilmu Allah di dalamnya yang akan berbuah "khouf" rasa takut akan ketidakpastian di kampung akhirat, khouf akan azab Allah.
- Sebagai couplenya pasti ada rasa "roja'" rasa harap sama Allah untuk bisa dipermudah melakukan amalan kebaikan dan berharap sama ampunan dan kasih sayang Allah
- Dan keluarga yang selalu menyembah Allah, yang enggak melakukan syirik menyekutukan Allah. Keluarga yang tau kalau mendatangi dukun, membaca ramalan dan memasang jimat di leher anaknya atau memasangkan peniti di bajunya agar terhindar dari bahaya, dsb adalah dosa besar dan itulah yang membuatnya jauh dari Allah
Semoga Allah bisa membimbing kita dan keluarga kita dari hebatnya api neraka yang bahan bakarnya ialah manusia dan jin. Yang semakin banyak bahan bakarnya maka akan semakin membara apinya. Maka kita tutup bacaan ini dengan membaca
